Thursday, January 17, 2019

Contoh Soal Latihan Kesehatan Masyarakat (Sub. Bidang Sistem Rujukan) dan Jawaban Part 15

Contoh Soal Latihan Kesehatan Masyarakat (Sub. Bidang Sistem Rujukan) dan Jawaban Part 15


Dibawah ini adalah contoh Soal Kesehatan Masyarakat part Ke 15 Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan


Contoh Soal Latihan Kesehatan Masyarakat (Sub. Bidang Sistem Rujukan) dan Jawaban Part 15
Contoh Soal Latihan Kesehatan Masyarakat (Sub. Bidang Sistem Rujukan)

Hai hai hai teman-mtena semuanya, seperti biasa yaa kita aan latihan soal-soal Kesehatan Masyarkat. Berikut ini kami telah meyiapkan latihan soal-soal secara teoriti yang berhbungnan dengan Kesehatan Masyrakat. Ayok kita pelajari soal-soalnya dibawah ini


Materi system rujukan
1. Yang termasuk bentuk pelayanan kesehatan tingkat pertama adalah

a. puskesmas, puskesmas pembantu, puskesmas keliling, dan balkesmas
b. puskesmas, puskesmas pembantu, balkesmas, posyandu, dan rumah sakit tipe B
c. puskesmas, tenaga ahli, posyandu, rumah sakit tipe B, dan rumah sakit tipe C
d. posyandu, puskesmas, puskesmas keliling, balkesmas, dan rumah sakit tipe A
e. posyandu, puskesmas, puskesmas pembantu, tenaga ahli, dan balkes

Jawaban : a. puskesmas, puskesmas pembantu, puskesmas keliling, dan balkesmas



2. Berikut adalah beberapa tingkat atau gradasi dari sakit, kecuali....

a. Mild
b. Moderate
c. Several
d. Sakit sedang
e. Sakit parah

Jawaban : c. Several



3. Yang tidak termasuk dalam tingkat pelayanan kesehatan menurut Leavel dan Clark adalah…

a. Health Promotion
b. Specific Protection
c. Disability Limitation
d. Rehabilitation
e. Recommendation

Jawaban : e. Recommendation



4. kelompok masyarakat yang memerlukan perawatan nginap, yang sudah tidak dapat ditangani oleh pelayanan kesehatan primer termasuk dalam pelayanan tipe ?

a. primary health care
b. tertiary health services
c. secondary health services
d. rumah sakit tipe A dan B
e. Rujukan medic

Jawaban : c. secondary health services



5. Kesehatan atau sehat-sakit adalah suatu yang kontinum dimulai dari sehat wal afiat sampai dengan sakit parah. Demikian pula secara umum sakit mempunyai beberapa tingkat atau gradasi yaitu...

a. sakit ringan (mild)
b. sakit sedang (moderate)
c. sakit parah (severe).
d. a  dan b benar
e. semua benar

Jawaban : e. semua benar



6. Pelayanan kesehatan jenis ini diperlukanuntuk masyarakat yang sakit ringan dan masyarakat yang sehat untuk meningkatkan kesehatan mereka atau promosi kesehatan. Ini merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan tingkat...

a. Pertama
b. Kedua
c. Ketiga
d. Keempat
e. Kelima

Jawaban : a. Pertama



7. Rujukan ini berkaitan dengan upaya penyembuhan penyakit dan pemulihan  kesehatan pasien. Disamping itu juga mencakup rujukan pengetahuan .(konsultasi medis) dan bahan-bahan pemeriksaan.Dari pernyataan di atas, rujukan apa yang di maksud dari pernyatan tersebut,,, .

a. Rujukan primer
c. Rujukan medis
e. Rujukan Klinik
b. Rujukan skunder
d. Rujukan medic

Jawaban : d. Rujukan medic


Sumber : Soal UKOM Kesling Indonesia


Baiklah, mungkin cukup sekian dulu teman-teman perjumpaan kita kali ini dengan judul Contoh Soal Latihan Kesehatan Masyarakat (Sub. Bidang Sistem Rujukan) dan Jawaban Part 15. Semoga apa yang telah kami berikan dan sampiakan diatas dapat bermanfaat bagi kita semuanya. Terus belajar disini yaa teman-teman.

Soal Uji Kompetensi Kesehatan Lingkungan dan Kunci Jawaban Lengkap Edisi 14

Soal Uji Kompetensi Kesehatan Lingkungan dan Kunci Jawaban Lengkap Edisi 14


Dibawah ini adalah contoh Soal Uji Kompetensi Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) dan Kesehatan Lingkungan (Kesling) part Ke 14 Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan


Soal Uji Kompetensi Kesehatan Lingkungan dan Kunci Jawaban Lengkap Edisi 14
Soal Uji Kompetensi Kesehatan Lingkungan dan Kunci Jawaban

Heloo teman-teman semuanya, Sepert biasanya kita akan lanjut untuk membahas latihan soal-soal Kesehatan Masyarakat dengan sub pokok yaitu kesehatan lingkungan. Berikut kami siapkan soal disertai kunci jawabannya. Selamat belajar teman-teman


1. Seorang petugas mengambil sampel air yang diduga mengandung logam merkuri. Jarak antara lokasi pengambilan sampel dan tempat pemeriksaann cukup jauh dan sampel dibawa dengan menggunakan kendaraan darat yang memakan waktu sekitar 3 hari dan ketersediaan es untuk penyimpanan sampel tidak cukup.

Apakah metode yang dilakkan untuk mengawetkan sampel tersebut?

a. Penambahan larutan basa
b. Penambahan larutan asam
c. Penambahan biosida
d. Penambahan fenol
e. Penambahan natrium hidroksida

Jawaban : B. Penambahan larutan asam

Referensi : Tata cara pengambilan contoh dalam rangka pemantauan kualitas air sungai, Badan Standarisasi Nasional, 2004



2. Berdasarkan hasil pengukuran kepadatan lalat di sebuah kantin sekolah  didapatkan hasil kepadatan lalat masuk katagori sedang. Untuk memutuskan mata rantai penularan penyakit maka harus dilakukan pengendalian terhadap lalat.

Bagaimana cara pengendalian yang paling tepat?

a. Kontrol Kimiawi
b. Kontrol Manajemen
c. Kontrol Biologi
d. Kontrol Mekanik
e. Kontrol Bioteknologi

Jawaban : D. Kontrol Mekanik

Referensi : Manajemen Pengendalian Lalat, DN. Santi, 2002



3. Berdasarkan hasil pemeriksaan kualitas air bersih di daerah aliran sungai, kandungan senyawa nitrat tidak memenuhi baku murtu lingkungan.

Berapakah baku mutu lingkungan untuk parameter senyawa tersebut?

a. 0,1 mg/l
b. 1 mg/l
c. 10 mg/l
d. 15 mg/l
e. 20 mg/l

Jawaban : C. 10 mg/l

Referensi : Permenkes 1204 tahun 2004 tentang persyaratan kesehatan lingkungan RS



4. Petugas gizi melaporkan temuan adanya ciri-ciri keberadaan tikus di dapur. Dapur rumah sakit A mempunyai luas 300 m2, luas gudang dapur 100 m2 dan sisanya ruang operasional memasak. Pengendalian  yang digunakan adalah dengan memasang perangkap tikus.

Berapakah perangkap tikus yang dibutuhkan?

a. 10 bh
b. 20 bh
c. 30 bh
d. 40 bh
e. 50 bh

Jawaban : C. 30 bh

Referensi : Pedoman pengendalian tikus khusus di rumah sakit, Depkes RI, 2008



5. Pendududk desa X mengalami gangguan kesehatan berupa pembengkakan pada kaki, setelah dilakukan identifikasi penduduk desa terjangkit penyakit filariasis.

Apakah nama lain dari penyebab penyakit tersebut?

a. Water borne disease
b. Water based disease
c. Water washed disease
d. Water related  insect vector disease
e. Water and food disease

Jawaban : D. Water related  insect vector disease

Referensi : Kesehatan Lingkungan, Slamet, Juli Soemurat. 2000



6. Kabupaten A merupakan daerah endemik malaria, untuk mengurangi kasus yang pemerintah melakukan pengendalian dengan cara memanipulasi dan modifikasi perubahan niveu air sehingga salinitas dapat terjaga.

Apakah cara pengendalian tersebut?

a. Pengendalian kimiawi
b. Pengendalian bioteknologi
c. Pengendalian biologi
d. Pengendalian rekayasa lingkungan
e. Pengendalian vector terpadu.

Jawaban : D. Pengendalian rekayasa lingkungan

Referensi : Kesehatan Lingkungan, Slamet, Juli Soemurat. 2000



7. Di suatu keluarahan dilaporkan adanya kasus Pes dan minggu berikutnya terjadi peningkatan kasus yang signifikan. Setelah dilakukan identifikasi penyebab pes berasal dari pinjal yang di bawa oleh tikus sehingga petugas sanitarian harus menindak lanjuti laporan tersebut dengan upaya pembasmian penyebab penyakit.

Apakah tindakan pengendalian yang dilakukan?

a. Rekayasa genetik
b. Secara kimiawi
c. Secara biologi
d. Rekayasa lingkungan
e. Secara fisik

Jawaban : D. Rekayasa lingkungan

Referensi : Kesehatan Lingkungan, Slamet, Juli Soemurat. 2000


Sumber : Soal UKOM Kesling Indonesia


Okeh cukup sekian dulu teman-teman semuanya latihan soal-soal dari ukom-kesmas.blogspot.com dengan judul yaitu Soal Uji Kompetensi Kesehatan Lingkungan dan Kunci Jawaban Lengkap Edisi 14. Semoga apa yang kami berikan dan sajikan diatas tersebut dapat bermanfaat bag teman-teman semuanya.

Wednesday, January 16, 2019

Contoh Soal UKOM Kesling Makanan, dan Penyehatan Udara Edisi 13

Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) Kesling Makanan, dan Penyehatan Udara Edisi 13


Dibawah ini adalah contoh Soal Uji Kompetensi Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) dan Kesehatan Lingkungan (Kesling) part Ke 13 Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan


Contoh Soal UKOM Kesling Makanan, dan Penyehatan Udara Edisi 13
Contoh Soal UKOM Kesling Makanan, dan Penyehatan Udara

Hei Hai teman-teman sahabat ukom-kesmas semuanya. Apa kabar kalian, seperti biasa kita akan lanjut untuk latihan soal-soal Uji Kompetensi yaa teman-teman, berikut ini telah kami siapkan sub.bagian materi soal mengenai makanan dan udara bersih. Selamat belajar


1. Adanya kasus diare yang terjadi di kantin Kantor X, setelah dilakukan analisa penderita diare mengkonsumsi gado-gado. Untuk mencegah terjadinya penyakit diare yang berasal makanan dapat dilakukan dengan mengunakan metode HACCP.

Yang manakah termasuk dalam CCP1?

a. Mencuci sayuran mentah.
b. Merebus sayuran.
c. Menggoreng kacang.
d. Mencuci piring
e. Menggunakan air berih.

Jawaban : B. Merebus sayuran.

Referensi : Prinsip Hyiene Sanitasi Makanan dan Minuman, Pusdinkakes, 2004



2. Pengerajin pembuatan kasur kapuk hanya menggunkan pelindung debu yang tidak standard untuk menghalangi pencemaran udara, limbah yang yang ada dibuang dengan cara land fill.

Bagaimana cara mengurangi emisi tersebut ke udara saat akan dibuang?

a. Pengembunan
b. Penyaringan
c. Penyulingan
d. Penyiraman
e. Penyerapan

Jawaban : D. Penyiraman



3. Perusahaan pembuatan minuman membutuhkan bahan tambahan makanan yang dipergunakan untuk meningkatkan aroma untuk produknya dengan tetap mempertimbangkan aspek kesehatan.

Apakah nama bahan tambahan makanan tersebut?

a. Etil-butirat
b. Kalium glukonat
c. Kalsium aluminium silikat
d. Anato
e. Kapsaisin

Jawaban : A. Etil-butirat

Referensi : Prinsip Hyiene Sanitasi Makanan dan Minuman, Pusdinkakes, 2004



4. Masyarakat di kelurahan A banyak mengalami gangguan kesehatan berupa iritasi mata dan gangguan pernapasan, setelah dilakukan pemetaan ditemukan adanya industri pewangi ruangan yang menggunakan bahan pelarut benzene. Bahan ini mudah menguap dan termasuk dalam Volatile organic compound.

Bagaimana cara pengendalian bahan tersebut?

a. Resirkulasi flue gas
b. Cyclone
c. Electrostatic precipitation (ESP)
d. Adsorbsi dengan karbon aktif
e. Liquid scrubbing

Jawaban : D. Adsorbsi dengan karbon aktif



5. Karyawan bagian Adminitrasi Tumah Sakit sebanyak 60% banyak mengeluh mengalami gangguan pegal-pegal, flu dan mual. Karyawan yang dengan gangguan tersebut berada di ruangan yang menggunakan pendingin ruang dan setelah dianalisa karyawan mengalami Sick Building Syndrome?

Apakah nama penyebab gangguan tersebut?

a. Virus hepatitis A
b. Bakteri staphylococcus
c. Bakteri legionella pneumophillia
d. Virus influenza
e. Bakteri klebsiella pneumococcus

Jawaban : C. Bakteri legionella pneumophillia

Referensi : Permenkes 1204 tahun 2004 tentang persyaratan kesehatan lingkungan RS



6. Sungai A diduga telah tercemar limbah pabrik, petugas mengambil sampel untuk diperiksa dengan membawa perlengkapan seadanya. Sampel air dapat ditangguhkan selama 2 jam karena jarak sungai dan lokasi pemeriksaan yang cukup jauh, sedangkan petugas tidak membawa cool box.

Apakah yang harus dilakukan sanitarian untuk menghindari perubahan hasil pemeriksaan?

a. Menambahkan pengawet pada botol KOB
b. Menggunakan botol KOB dan menyisakan ruang udara
c. Menggunakn botol KOB dan diisi penuh
d. Mengextraksi sampel terlebih dahulu
e. Menutup rapat botol sampel KOB

Jawaban : C. Menggunakn botol KOB dan diisi penuh

Referensi : Tata cara pengambilan contoh dalam rangka pemantauan kualitas air sungai, Badan Standarisasi Nasional, 2004



7. Bangsal Melati Rumah Sakit A mempunyai 4 kamar setiap kamar berukuran 2,5mx8mx5m. Untuk mencukupi penghawaan di ruangan tersebut digunakan sistem pendinginan ruangan dengan menggunkan fan.

Berapakah fan yang dibutuhkan?

a. 4 bh
b. 8 bh
c. 10 bh
d. 12 bh
e. 16 bh

Jawaban : A. 4 bh



Sumber : Soal UKOM Kesling Indonesia


Demikianlah artikel singkat dari kami ini dengan judul Contoh Soal UKOM Kesling Makanan, dan Penyehatan Udara Edisi 13. Sekian dan semoga apa yang kami berikan serta sampaikan diatas dapat bermanfaat untuk teman-teman dalam latihan soal-soal Uji Kompetensi yang akan dihadapi nanti. Terimakasih atas kunjungan teman-teman semuanya.

Tuesday, January 15, 2019

Contoh Soal UKOM Kesehatan Lingkungan (Kesling) Edisi 12

Contoh Soal UKOM Kesehatan Lingkungan (Kesling) Edisi 12


Dibawah ini adalah contoh Soal Uji Kompetensi Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) dan Kesehatan Lingkungan (Kesling) part Ke 12 Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan


Contoh Soal UKOM Kesehatan Lingkungan (Kesling) Edisi 12
Contoh Soal UKOM Kesehatan Lingkungan (Kesling)

Helo teman-teman semuanya. Seperti biasanya kita akan lanjut untuk belajar latihan soal-soal Uji Kompetensi Kesehatan Lingkungan (Kesling) disertai kunci jawabannya. Selamat belajar yaa teman-teman


1. Kegiatan operasi dan sterilasasi banyak menghasilkan limbah kaleng atau silender nitrogen oksida dan etilen oksida. Kaleng tersebut dikumpulkan dan dibuang ke dalam kantong sampah dan dikirim ke rumah insenerator.

Bagaimana perlakuan terhadap sampah medis tersebut?

a. Hitam
b. Ungu
c. Merah
d. Kuning
e. Coklat

Jawaban : E. Coklat

Referensi : Permenkes 1204 tahun 2004 tentang persyaratan kesehatan lingkungan RS



2. Pada kasus keracunan makanan yang menimpa 1 keluarga ditemukan dengan gejala pandangan ganda atau tidak jelas, mulut kering dan susah berbicara. Setelah identifikasi keluarga tersebut mengkonsumsi makanan kaleng yang berbumbu.

Apakah penyebab keracunan makanan tersebut?

a. Clostridium botulinum
b. Staphylococcus aureus
c. Eschericia coli
d. Salmonella typhi
e. Shigella sp

Jawaban : A. Clostridium botulinum

Referensi : Prinsip Hyiene Sanitasi Makanan dan Minuman, Pusdinkakes, 2004



3. Rumah Sakit A tidak mempunyai insenerator untuk menghancurkan sampah medis yang dihasilkan dari kegiatan pelayanan kesehatan dan metoda degradasi bahan kimia pun tidak dapat dilakukan.

Apakah yang harus dilakukan  untuk mengatasi produk sampah medis ?

a. Kapsulisasi
b. Insisi
c. Reinforcing
d. Degradasi secara biologi
e. Phisical rotary

Jawaban : A. Kapsulisasi

Referensi : Permenkes 1204 tahun 2004 tentang persyaratan kesehatan lingkungan RS



4. Pemeriksaan dan pengecekan reagensia dan obat-obatan di gudang farmasi dilakukan secara rutin. Beberapa jenis obat yang disimpan telah melampaui tanggal yang telah ditentukan, sehingga harus dimusnahkan untuk menghindari keselahan pemberian obat.

Apakah yang harus dilakukan untuk memusnahkan sampah tersebut tetapi tidak mencemari udara dan tanah?

a. Penambahan kapur pada limbah.
b. Sanitary land fill
c. Kapsulisasi dalam logam
d. Rotary klin
e. Degradasi dengan bahan kimia

Jawaban : C. Kapsulisasi dalam logam

Referensi : Permenkes 1204 tahun 2004 tentang persyaratan kesehatan lingkungan RS



5. Kegiatan operasi dan sterilisasi rumah sakit A menghasilkan limbah tabung-tabung nitrogen oksida dan silinder etilin oksida. Limbah tersebut termasuk dalam katatgori limbah medis dan harus ditempatkan sesuai dengan peraturan yang telah diteteapkan.
Apakah warna tempat penampungan limbah tersebut?

a. Hitam
b. Ungu
c. Merah
d. Kuning
e. Coklat

Jawaban : E. Coklat

Referensi : Permenkes 1204 tahun 2004 tentang persyaratan kesehatan lingkungan RS



6. Berdasarkan pemeriksaan makanan  di pasar ditemukan adanya penggunaan bahan adiktif yang tidak diperbolehkan untuk daging, kornet dan hotdog yang ditandai dengan tidak adanya perubahan struktur  dan terjadinya peningkatan kalori pada makanan.

Apakah zat adiktif  yang dipergunakan dalam makanan tersebut?

a. Asam laktat
b. Asam borak
c. Tartazine
d. Alumunium silikat
e. Butylated hydroxyanisole (BHA)

Jawaban : E. Butylated hydroxyanisole (BHA)

Referensi : Prinsip Hyiene Sanitasi Makanan dan Minuman, Pusdinkakes, 2004



7. Rumah Sakit A mengoperasikan insenerator dengan suhu 12000C, setelah di analisa ternyata dilakukan pemusnahan sampah sitoktoksik yang dihasilkan dari pelayanan kesehatan.

Mengapa dilakukan pembakaran dengan suhu tersebut?

a. Untuk mempercepat proses pembakaran.
b. Untuk menghindari terbentuknya uap berbahaya
c. Untuk menghasilkan debu yang sempurna
d. Untuk menghasilkan residu yang aman.
e. Untuk menghemat penggunaan bahan bakar

Jawaban : B. Untuk menghindari terbentuknya uap berbahaya

Referensi : Permenkes 1204 tahun 2004 tentang persyaratan kesehatan lingkungan RS


Sumber : Soal UKOM Kesling Indonesia


Okeh cukup sekian dulu pertemuan kita kali ini dengan judul Contoh Soal UKOM Kesehatan Lingkungan (Kesling) Edisi 12, sekian dari kami teman-teman, bertemu lagi kita pada postingan yang berikutnya. Sampai jumpa lagi yaa dan terus belajar disini yaa teman-teman semuanya.

Friday, January 11, 2019

Contoh Soal Uji Kompetensi SKM pdf Edisi 11

Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) SKM pdf Edisi 11


Dibawah ini adalah contoh Soal Uji Kompetensi Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) dan Kesehatan Lingkungan (Kesling) part Ke 11 Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan


Contoh Soal Uji Kompetensi SKM pdf Edisi 11
Contoh Soal Uji Kompetensi SKM pdf

Hei sahabat ukom-kesmas.blogspot.com semuanya. Berikut ini telah kami siapkan untuk teman-teman semuanya mengenai latihan soal-soal Uji Kompetensi Kesehatan Masyrakat (SKM) disertai kunci jawaban lengkapya. Selamat belajar yaa


1. Dalam KLB keracunan setelah makan nasi goreng diketahuio penyebabnya adalah bacilus cereus 350 juta per gram nasi, untuk pencegahan perlu pengawasan nasi goreng adanya bacilus cereus.

Pertanyaan soal
Media agar apakah yang digunakan untuk pemeriksaan bacilus cereus pada nasi goreng?

Pilihan jawaban
A. Manitol eggyolk polimikxin (MYP) agar
B. Mac con kay agar
C. Bismuth sulfit agar
D. Selenite cystine broth
E. Clostridium selective agar

Kunci jawaban A. Manitol eggyolk polimikxin (MYP) agar
Referensi : Depkes RI, Petunjuk pemeriksaan Mikro biologi alat masak dan makan, BLK, Jakarta 1991.



2. Laporan dalam tabel sebagai berikut
No , Contoh yang di uji , Media , Pertumbuhan mikroba, Kolega 
1. Telunjuk tangan belum dicuci , Nutrient agar, + + +
2. Jari tengah dicuci tanpa sabun , Nutrient agar, + + +
3. Jari manis dicuci dengan sabun , Nutrient agar, + + +

Pertanyaan soal
Apakah perilaku penjamah makanan diatas?

Pilihan jawaban 
A. Tidak cuci tangan
B. Cuci tangan pakai air mengalir
C. Cuci tangan pakai air dan sabun
D. Cuci tangan pakai air dan sabun selama 20 detik
E. Cuci tangan pakai anti septic

Kunci jawaban A. Tidak cuci tangan
Referensi : Obin Rochmawan, Sumber Kontaminasi dan teknik sanitasi, Depdiknas Jakarta, 2001.



3. Dari pemeriksaan angka kuman specimen alat makan diperoleh jumlah koloni yang tumbuh pada petridish: control 1 koloni, pengeceran 10-1= 370 koloni, pengenceran 10-2 = 200 koloni, pengeceran 10-3 = 151 koloni, pengenceran 10-4= 15 koloni, pengenceran 10-5= 3 koloni, pengenceran 10-6= 0 koloni. Angka kuman dihitung = 66,367 /cm2 permukaan alat makan. Tiap alat makan diusap 5 kali dari 256 cm2 permukaan.

Pertanyaan soal
Mengapa angka kuman permukaan alat makan dihitung tidak lebih dari 66,367 /cm2.?

Pilihan jawaban
A. Menghitung jumlah koloni yang tumbuh tiap petridish
B. Jumlah koloni yang meragukan dihitung 1
C. Bila jumlah koloni pada control lebih 10, pemerisaan harus diulang
D. Koloni hanya dihitung pada petridish dengan jumlah 30-300.
E. Jumlah koloni masing-masing petridish dikurangi koloni pada control

Kunci jawaban D. Koloni hanya dihitung pada petridish dengan jumlah 30-300.
Referensi : Depkes RI, Petunjuk pemeriksaan Mikro biologi alat masak dan makan, BLK, Jakarta 1991.



4. Tabel berikut laporan percobaan pencucian botol
No , Contoh yang diuji, Media, Junlah koloni , Keterangan
1. Botol belum dicuci, Nutrient agar, 5000 koloni /cm2, Standar kesehatan : 100 koloni / cm 2
2. Botol dicuci air biasa, Nutrient agar, 500 koloni /cm2
3. Botol dicuci denagan sanitazer, Nutrient agar, 50 koloni /cm2

Pertanyaan soal
Apakah maksud pencucian wadah botol susu yang memenuhi syarat diatas?

Pilihan jawaban 
A. Washing, Ricing, Desinfecion
B. Scraping, Flushing, Toweling
C. Scraping, Flushing, Sanitizing
D. Flushing, Toweling, Rising
E. Rinsing, Sanitizing, Toweling

Kunci jawaban A. Washing, Ricing, Desinfecion
Referensi : Depkes RI, modul kursus penyehatan makan bagi pengusaha makanan , Jakarta 1991.



5. Setiap tempat pembuatan makanan untuk umum dituntut melindungi kesehatan konsumen dari makanan terkontaminasi oleh penjamah, ruang pengolahan, alat masak dan bahan makanan. Untuk itu perlu uji kontaminasi.

Pertanyaan 
Metode apakah untuk ambil sempel kontaminan udara ruang pengolahan

Pilihan jawaban
A. Metode cawan terbuka
B. Metode Rodac
C. Metode bilas
D. Metode oles atau (Swab)
E. Metode ractal swab

Kunci jawaban A. Metode cawan terbuka
Referensi : Obin Rochmawan, Sumber Kontaminasi dan teknik sanitasi, Depdiknas Jakarta, 2001.



6. Gambar : Penentuan umur simpan bagso berdasarkan parameter sensori (bau, warna, rasa, tektus dengan skala 0-5 dan skor batas kritis skor sensori 50 %)

Penentuan umur simpan bagso berdasarkan parameter sensori (bau, warna, rasa, tektus dengan skala 0-5 dan skor batas kritis skor sensori 50 %)


Pertanyaan soal
Uji sensori bakso oleh seorang panelis ahli dimana
A, Bakso sebelum disanitasikan
B, C, D bakso disanitasikan suhu 800C selama 15 menit air rebusan,

Berapa banyak sampel bakso diperlukan;

Pilihan jawaban
A. 16 bakso
B. 32 bakso
C. 48 bakso
D. 64 bakso
E. 4 bakso

Kunci jawaban : D. 64 bakso
Referensi : Heni Rerawati, Penentuan Umur Simpan Produk pangan, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Jateng2008.


Sumber : Kumpulan Soal Kesmas & Kesling Indonesia


Baiklah cukup sekian perjumpaan kita kali ini yang membahas dengan judul Contoh Soal Uji Kompetensi SKM pdf Edisi 11. Semoga apa yang kami berikan dan sajikan diatas tersebut daat bermanfaat bagi teman-teman semuanya. Sampai jumpa lagi teman-teman.

Tuesday, January 8, 2019

Contoh Soal Uji Kompetensi Kesehatan Masyarakat 2016, 2017, 2018, 2019, 2020 pdf

Contoh Soal Uji Kompetensi Kesehatan Masyarakat 2016, 2017, 2018, 2019, 2020 pdf


Dibawah ini adalah contoh Soal Uji Kompetensi Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) dan Kesehatan Lingkungan (Kesling) part Ke 10 Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan


Contoh Soal Uji Kompetensi Kesehatan Masyarakat 2016, 2017, 2018, 2019, 2020 pdf
Contoh Soal Uji Kompetensi Kesehatan Masyarakat

Heloo teman-teman sahabat ukom-kesmas.blogspot.com semuanya. Semangat pagi yaa teman-teman. Berikut ini kami siapkan untuk teman-teman latihan soal UKOM kesehatan masyarakat disertai denga kunci jawaban lengkapnya. Selamat belajar


1. Angka kuman permukaan alat makan diwarung siap saji 500 kuman /cm2, persyaratan 100 kuman / cm2.

Pertanyaan
Metode ambil sample apakah yang digunakan?

Pilihan jawaban
A. Ringsing
B. Swabbing
C. Rhodac
D. Cawan terbuka
E. Maserasi

Kunci jawaban B. Swabbing
Referensi : Depkes RI, Pengujian Kualitas higines sanitasi ruang dan proses dan produksi makanan, Jakarta. 2003



2. Dua jam setelah makan pastel isi ayam, 40 dari 139 tamu sakit. Investigasi menemukan staphylococcus aureus di peroleh dari isi pastel identik dengan dari hidung penjamah.

Pertanyaan soal
Bagaimana upaya untuk mengurangi resiko keracunan staphylococcus aureus pada dagung isi paste?l

Pilihan jawaban
A. Pemanasan daging 1000C selama 30 menit
B. Penerapan standar hgiene pemotong ayam
C. Menggunakan penjepit daging masak
D. Menyimpan dingin daging masak
E. Mematikan staphylococcus aureus suhu 600C selama 10 menit

Kunci jawaban  A. Pemanasan daging 1000C selama 30 menit
Referensi : PM Gaman, Ilmu pangan, Gajah madya Universiti press, F.T.P- UGM, 1992



3. Persyaratan angka kuaman ruang makan restoran lima juta per gram. Untuk pengawasan perlu pengambilan sampel udara ruang.

Pertanyaan soal
Metode pengambilan sample apakah yang tepat?

Pilihan jawaban
A. Swabbing
B. Rinsing
C. Maserasi
D. Rhodac
E. Midget impinge

Kunci jawaban E. Midget impinge
Referensi : Depkes RI, pengambilan contoh uji kualitas udara, Jakarta. 2003



4. Jeroan daging ungas umum menjadi penyebab infeksi salmonella. Karena tercampurnya antara yang mentah dengan yang masak selama penanganan di dapur, sehingga menimbulkan kejadian luar biasa.

Pertanyaan soal
Bagaimana upaya untuk mengurangi risiko salmonelosis dari penjamah?

Pilihan jawaban
A. Mencegah kontaminasi
B. Pembersihan bahan mentah
C. Pemasakan dengan baik
D. Refrigerasi
E. Menghilangkan carrier

Kunci jawaban E. Menghilangkan carrier
Referensi : Betty Sri Laksmi Jenie, Sanitasi dalam industri pangan, PAU-Pangan dan gizi, IPB, 1987



5. Lima KLB terjadi dirumah makan, menimpa 13 pelangan nasi goreng. Semuanya muntah 1-6 jam setelah makan dan 8 diantaranya diare. Investigasi ditemukan bacilus cereus dalam tinja penderita dan nasi goreng. 1 sample nasi mengandung 350 juta bacilus cereus per gram.

Pertanyaan soal
Bagaimana upaya untuk mengurangi resiko keracunan bacilus cereus dari kebiasaan menanak nasi di dapur

Pilihan jawaban
A. Sajian dari beras, saus tepung jagung harus didinginkan cepat.
B. Nasi dipanaskan cepat dan sempurna lalu disajikan cepat
C. Nasi untuk digoreng ditanak dulu pada hari sebelumnya lalu diangin-anginkan semalam pada suhu kamar.
D. Nasi untuk digoreng ditanak dulu pada hari sebelumnya lalu disimpen semalam pada suhu 70 derajat celsius
E. Menambah sisa nasi dari penanakan sebelumnya kepenanakan nasi yang baru

Kunci jawaban: D. Nasi untuk digoreng ditanak dulu pada hari sebelumnya lalu disimpen semalam pada suhu 70 derajat celsius
Referensi : Ronal F cichy, Sanitation Management, educational institute of the American hotel and Motel association, 1987



6. Kebersihan tangan penjamak makanan merupakan sumber kontaminan untuk itu perlu pengamatan mikroba tangan pekerja.

Media agar apakah yang digunakan untuk pengamatan E-coli tangan.

Pilihan jawaban
A. Media nutrien agar
B. Media vogel Johnson agar
C. Media eosine methyline blue agar
D. Potato dextrose agar
E. Plate count agar

Kunci jawaban C. Media eosine methyline blue agar
Referensi : Depkes RI, Pengujian sampel makanan dan minuman,  Jakarta. 2003


Sumber : Kumpulan Soal Kesmas & Kesling Indonesia


Demikianlah dari kami ini berjudul Contoh Soal Uji Kompetensi Kesehatan Masyarakat 2016, 2017, 2018, 2019, 2020 pdf, semoga apa yang kami sajikan ditasi tersebut dapat bermanfaat untuk teman-teman semuanya. Sampai jumpa lagi teman-teman.

Saturday, January 5, 2019

Contoh Soal UKOM Kesmas dan Kesling Part 9

Contoh Soal UKOM Kesmas dan Kesling Part 9


Dibawah ini adalah contoh Soal Uji Kompetensi Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) dan Kesehatan Lingkungan (Kesling) part Ke Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan


Contoh Soal UKOM Kesmas dan Kesling Part 9
Contoh Soal UKOM Kesmas dan Kesling

Heloo teman-teman sahabat ukom-kesmas.blogspot.com semuanya. Seperti biasa kita akan lanjut latihan soal-soal UKOM Kesmas dan Kesling yaa, berikut ini telah kami siapkan untuk teman-teman contoh soal disertai kunci jawaban. Selamat belajar


1. Siklamat diijinkan pada minuman yogurt 3 gram per kilo gram. Efek samping bagi kesehatan karcinogenic. Untuk pemeriksaan adanya penyimpangan dibuituhkan secara kuantitatif.

Pertanyaan soal
Alat dan bahan apakah yang dapat digunakan untuk pemeriksaan yang hasilnya langsung diketahui ditempat pengambilan sample?

Pilihan jawaban

A. Sodium hydroxside
B. Buffer R-1774
C. Benang wool bebas lemak
D. Photometer orbeco hellige dan Sal 1,2
E. Elektrik stove

Kunci jawaban: D. Photometer orbeco hellige dan Sal 1,2
Referensi :
Depkes RI, Petunjuk Operasional kitchcen infection kit.



2. Alat penyajian hidangan sop dipesta perkawinan  oleh catering menggunakan panic dengan permukaan stainless steel. Setelah pesta akan segera dicuci, untuk mencegah pencemaran silang.

Pertanyaan soal:
Jenis sanitizer apakah yang digunakan.

Pilihan jawaban

A. Monarch 400
B. Sodium hipoklorine
C. Klenzade
D. Kalsium hipoklorit
E. Khloramin

Kunci jawaban: A. Monarch 400
Referensi : FG Winarno, Sterilisasi komersial produk pangan, PT  Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1994.



3. Indi usia 4 tahun berat badan 15 kg. peminum yogurt dengan kadar siklamat 500 mg/kg. batas kansumsi perhari diperbolehkan 0,5 mg/kg berat badan perhari. Setiap botol berisi 50 ml minuman yogurt.

Pertanyaan soal
Berapakah batas konsumsi aman dalam 1 hari indi boleh meminum yogurt?

Pilihan jawaban

A. 1/3 botol
B. 3 botol
C. 30 botol
D. 1 botol
E. 1 1/3 botol

Kunci jawaban: A. 1/3 botol
Referensi : Ading Suryana, bahan tambahan pangan, dirjen POM RI Jakarta, 1997.



4. Esna Nurviyani melakukan pemeriksaan kebersihan mangkok pedagang bakso keliling dengan menghitung persentase kebersihan mangkok dari mangkok yang bebas endapan dibagi dengan jumlah mangkok yang diperiksa di kalikan 100 %.

Petanyaan soal:
Tes keberihan secara fisik apakah yang dilakukan Esna Nurviyani untuk alat makan mangkok tersebut?

Pilihan jawaban

A. Penaburan tepung pada mangkok
B. Penaburan garam pada mangkok
C. Penetesan air pada mangkok
D. Penetesan alcohol 70% pada mangkok
E. Penyinaran pada mangkok

Kunci jawaban: D. Penetesan alcohol 70% pada mangkok
Referensi :
1. Esna Nurviyani, Pengawasan dan percontohan sanitasi bakso keliling bagi sanitarian puskesmas, KTI JKL Poltekkes Yogyakarta, 2009.
2. Depkes RI, Modul kursus penyehatan makanan bagi pengusaha makanan, Jakarta, 1999.



5. Makanan tidak boleh mengandung boraks atau natrium tetrat boraks. Sehingga pemeiksaan cukup kualiatif.

Pertanyaan soal
Cara pemeriksaan apakah yang minimal dapat digunakan?

Pilihan jawaban
A. Identifikasi kertas kurkumin
B. Sepektrofotometer panjuang gelombang 500 nm.
C. Photometer orbeco hellige
D. Kromatografi kertas.
E. Kromatografi acid test

Kunci jawaban A
Referensi : Depkes RI, Pengujiaman sempel makanan dan minuman, Jakarta, 2003



6. Sebelum pengawasan sanitasi proses pengolahan bakso air rebusan suhu 55 0C ternyata bagian dalam bakso masih mentah, setelah pengawasan suhu ditingkatkan menjadi 800C selama 15 menit. Perbaikan proses perebusan diharapkan dapat menambah umur simpan bakso.

Pertanyaan soal:
Apakah alat pemeriksaan pengendalian temperature Danger zone perebusan bakso yang tepat digunakan?

Pilihan jawaban

A. Termometer
B. Vaneometer
C. Bakteri dan Fungites
D. FAT Deteksen Test
E. Hygrometer dan thermometer (Temprobe)

Kunci jawaban: E. Hygrometer dan thermometer (Temprobe)
Referensi :
Depkes RI, Petunjuk Operasional kitchcen infection kit.




Demikianlah artikel singkat dari kami yang membahas mengenai Contoh Soal UKOM Kesmas dan Kesling Part 9. Semoga apa yang kaminsajikan diatas dapat bermanfaat untuk teman-teman semuanya. Sekian dari kami dan terimakakasih